🚀 Maju Bersama, Hebat Bersama: Kolaborasi KKG dan PGRI Mendorong Profesionalisme Guru dengan Landasan Sejarah dan Visi Pembelajaran Mendalam
Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Bantaeng 5 kembali menggelar pertemuan yang menjadi wadah strategis bagi pengembangan profesionalisme guru. Mengangkat tema inspiratif "Maju bersama, hebat bersama dengan kolaborasi KKG dan PGRI sebagai energi untuk mendorong semangat baru profesionalisme," kegiatan kali ini berhasil menyatukan perspektif historis pendidikan dengan visi masa depan, berfokus pada Pembelajaran Mendalam (*Deep Learning*).
1. 📢 Dibuka dengan Komitmen Peningkatan Mutu
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Gugus Bantaeng 5, Burhanudin, S.Pd. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa kolaborasi yang kuat antara KKG dan PGRI adalah kunci untuk menjamin bahwa setiap guru memiliki akses terhadap inovasi dan dukungan yang diperlukan.
"Sinergi KKG dan PGRI adalah energi kita. KKG fokus pada praktik terbaik di kelas, sementara PGRI memberikan dukungan organisasi. Dengan semangat persatuan ini, kita pastikan setiap guru siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan dan memimpin implementasi Pembelajaran Mendalam," tegas Burhanudin, S.Pd.
2. 🧠 Sesi Inti: Membedah Pembelajaran Mendalam oleh Irwan, S.Pd.
Sesi materi utama dibawakan oleh Irwan, S.Pd., yang memaparkan konsep inti dari Pembelajaran Mendalam (*Deep Learning*). Irwan, S.Pd. menjelaskan bahwa *Deep Learning* adalah pergeseran paradigma, yaitu mengubah kelas dari tempat transfer pengetahuan menjadi tempat siswa membangun pemahaman yang substansial.
A. Fokus Materi
Materi Irwan, S.Pd. fokus pada tiga pilar utama:
- Profil Lulusan Abad ke-21 (The 6 Cs):
3. 📜 Menguatkan Visi dengan Perspektif Historis dari Bapak Pengawas
Untuk memberikan konteks dan landasan yang kokoh, sesi penguatan materi disampaikan oleh Bapak Pengawas. Beliau membawa peserta dalam perjalanan historis mengenai berbagai jenis pendekatan pembelajaran di Indonesia dari masa ke masa.
Bapak Pengawas menjelaskan bagaimana kurikulum dan pendekatan pembelajaran selalu berevolusi, dari fokus pada hafalan hingga evolusi terbaru yang mengarah pada kompetensi dan karakter. Beliau menekankan bahwa:
- Pembelajaran Mendalam bukan sekadar tren baru. Ia merupakan kulminasi dan penyempurnaan dari berbagai pendekatan pembelajaran sebelumnya yang bertujuan agar siswa menjadi pembelajar seumur hidup yang adaptif.
- Guru harus memahami sejarah ini agar dapat mengimplementasikan Deep Learning dengan kesadaran penuh, bukan hanya mengikuti petunjuk.
"Pembelajaran Mendalam adalah jawaban atas semua tantangan pendidikan masa lalu. Ia menyatukan soft skill dan hard skill. Tugas kita adalah memastikan transisi ini—dari pendekatan lama ke paradigma baru Deep Learning berjalan sukses, menjamin mutu lulusan kita," tegas Bapak Pengawas.
4. 🤝 Komitmen untuk Transformasi Bersama
Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi KKG dan PGRI adalah energi tak tergantikan dalam memajukan profesionalisme. Guru di Gugus Bantaeng 5 kini tidak hanya memahami teori Deep Learning, tetapi juga memiliki kesadaran
historis mengapa transformasi ini harus dilakukan.Sinergi pemahaman konseptual (dari Irwan, S.Pd.) dan penguatan kontekstual (dari Bapak Pengawas) melengkapi guru dengan bekal yang solid. Mereka siap maju bersama menuju pendidikan yang hebat bersama.


